“FADZKURUUNI ADZ KURKUM”
Karya Annies Arbiana Ikhwati
Wali dari Luqman Janapriya
Malam ahad, adalah jadwal membersamai anak anak Diniyah Nidzomiyah untuk pelajaran Al Qur’an. Malam ahad kemarin adalah hari masuk kedua setelah libur kenaikan kelas. Libur selama tiga minggu, artinya anak anak bisa menyegarkan pikiran setelah 5 bulan berjibaku dengan pelajaran. Pagi dengan pelajaran sekolah paginya, malam dengan pelajaran ngaji diniyah. Semoga dengan liburan, menjadikan anak-anak lebih semangat dan lebih semangat ngaji diniyahnya. Sebelum pelajaran dilanjutkan, setelah doa awal pembelajaran, anak anak saya tanya (sekolah pagi kelas 1 SMA, kalau di diniyah kelas 1 ulya)…
” Cah cah, ibu taken, liburan 3 minggu, ada yang nderes Al Qur’an?”
Ada yang menjawab jarang, ada yang menjawab tidak, ada yang menjawab ada.
Alhamdulillah dari 10 santri ada yang istiqamah setiap hari nderes Al Qur’an. Dan
Ini adalah pr bagi kami, memberikan support, semangat, penguat agar anak anak mau dan bisa Istiqomah setiap hari nderes Al Qur’an walau hanya satu lembar.
Malam ini malam Rabu, saya mengisi kelas 2 wustho (pagi kelas 2 SMP) karena gurunya sedang ijin tidak masuk.
Saya tanya lagi pada anak anak.
” Cah, niki sampun seminggu sampean masuk diniyah, ping pinten seminggu niki sampean nderes Al Qur’an?”
Jawaban kurang lebih hampir sama.
Jarang semua, ada yang dua kali seminggu, itupun karena ada pelajaran Al Qur’an di sekolah.
Jadi patut kita syukuri, jika anak anak kita mau kita pondokkan. Karena sudah pasti di pondok itu setiap hari harus baca Alquran, entah itu sehabis sholat subuh, ataupun sehabis sholat magrib. Semoga anak2 kita di pondok modern Darul Hikmah, diberikan keistiqomahan, keihklasan, kelembutan hati, kemudahan dan kelancaran dalam tholabul ilmi, serta menjadi ilmu yang barokah untuk diri sendiri dan untuk banyak orang, serta senantiasa mendapatkan ridho dari guru terutama mendapatkan ridho dari Allah SWT. Aamiin.
Lalu saya bertanya dalam hati dengan nada lembut dan terenyuh…
Jika santri diniyah saja jarang nderes, lalu bagaimana dengan anak anak yang tidak pernah berangkat ngaji.
Fadzkuruunii adz kurkum..
Allah SWT berjanji, “Ingatlah kepada Ku, niscaya Aku akan ingat kepadamu.
( QS Al Baqarah ayat 152 )
Lantas bagaimana cara kita mengingat Allah?
Salah satunya dengan selalu berdzikir kepada Allah SWT, bisa dengan jalan baca Alquran setiap hari.
Anak anak saya jelaskan, banyak keutamaan dari membaca Al-Qur’an, yaitu; memberikan ketenangan, menjadikan keluarga lebih berkah, mendapat syafaat di hari akhir, dan sebagai penerang di alam kubur.
Setelah pemberian penjelasan itu, anak anak saya semangati, “ayo cah, mulai mbenjing enjing, bakda sholat subuh, membiasakan dan mengistiqomahkan untuk nderes Al Qur’an walau satu lembar, paling waktunya hanya 5 menit. Kita usahakan baca Alquran dulu, sakderenge mbukak hp. Wis ta cah, semerep sampean nderes, tanpa bapak ibuk nguprak nguprak, bapak ibuke sampean lho mesti bungah, mesti marem pirsa anake sregep nderes Al Qur’an ”
Semoga gerakan ini bisa menjadi gerakan nasional” baca Alquran dulu, sebelum buka dan baca HP”
Dan semoga dengan gerakan ini, menjadikan negara Indonesia menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghofur.
